Robot Effiro

 


Mungkin di masa depan, petugas pemadam kebakaran dapat digantikan oleh robot.


Meninjau robot yang memenangkan tempat kedua dalam kompetisi Kontes Robot Penerbangan Pemadam Kebakaran 2017 di Trinity College, AS.


Untuk membuat robot yang bermanfaat, robot Effiro dan robot sepak bola humanoid Eros. Tim pens sepakat untuk meningkatkan mesin pada robot. Kecepatan robot ditambahkan untuk dapat menyaingi lawan.


Tidak hanya meningkatkan kecepatan, tim juga menyiapkan strategi yang bersaing, penguasaan utama jalur penyelamatan. Strategi ini terasa penting, karena dalam perlombaan memiliki jalur yang rumit.


Meskipun robot masih merupakan alat simulasi, tetapi masalah yang diberikan sesuai dengan kondisi awal kebakaran, sehingga robot Effiro diperlukan untuk menemukan hotspot dan memadamkannya.


"Penemuan ini bertujuan untuk memotivasi siswa dan komunitas robotika. Okezone melalui pesan elektronik, Senin (21/Agustus/2017).


Tidak hanya di sana, Dr. Zaenal juga mengungkapkan bahwa selain robot untuk kompetisi juga untuk mengasah keterampilan dan kreativitas, ternyata tim PENS telah mengembangkan robot kolaborasi dengan industri. Sehingga dapat digunakan oleh masyarakat, di dunia bisnis atau dunia industri.


"Hambatannya mungkin pengadaan komponen kualitas, terutama sensor dan sepeda motor," kata Zaenal.


Tim robot Effiro terdiri dari 4 siswa dan juga dua pengawas berhasil mendapatkan kemenangan tahun ini dengan menempatkan Effiro Extinguisher yang kembali ke kejuaraan setelah 2014 kemarin memenangkan tempat pertama, bahkan tahun ini memenangkan keseluruhan juara.


Saat menghadiri Kompetisi Robot Trinity College 2017, tim PENS bergabung dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UMM). Senin (21/Agustus/2017), mereka masuk dalam jajaran tujuh puluh dua ikon pencapaian Indonesia.


Dan memenangkan penghargaan dari Unit Kerja Presiden, Pancasila di JCC (Jakarta Convention Center), Jakarta.


Kursus Robot: Sariteknologi

Comments

Popular Posts